Author : Rubik luhan
Title: MARRY CRISMAST
CHAGI!
Pairing : KrisHo, kris, suho, exo
Rate : T
Cuma keisengan di hari natal,
gak suka krisho gak usah baca… ingat komen :D
Suho berjalan menuju kea rah dapur. Hari masih pagi dan ia memutuskan untuk
menyiapkan sarapan untuk adiknya jong in. sekarang natal dan berbuat baik itu
perlu. Untuk hari ini….
“sekesal apapun aku pada kkamjong, aku tetap menyayanginya,
selamat natal….” Gumam suho sambil mengaduk-ngaduk sup rumput laut kesukaan
jong in. suho tahu cuaca yang dingin ini sangat pas menikmati sup rumput laut
yang hangat sambil menonton tv.
“ah, hyung! “ suara jong in yg tiba-tiba membuat suho
terlonjak kaget. Ia menoleh kea rah jong in yang sedang mengusap wajahnya baru
bangun. Suho tersenyum dan menyuruh jong in duduk di kursi meja makan.
“kau baru bangun… hyung baru saja membuatkanmu sup rumput
laut untuk sarapan, udara semakin dingin dan sup hangat sangat pas” ujar suho
sambil menyodorkan semangkuk sup. Kai tersenyum dan meraih sendok di hadapannya
dan menyicip sup rumput laut itu.
Suho mengambil bagian untukknya dan menikmati sarapan
bersama jong in. “hyung~ besok natal, hyung tidak menemui kris hyung?” Tanya kai
tiba-tiba. Suho menghentikkan gerakan menikmati sendok supnya. Wajahnya berubah
pucat saat mendengar nama kris.
Yah, kris adalah
kekasih suho. Dia terkenal di kampus. Tampan, tinggi, kaya, kapten basket dan
sangat ia cintai begitu juga sebaliknya. Kalian tahu, saat suho bertemu pandang dengan
kris di perpustakaan suho menyukai namja china-canada itu. Dan jangan lupakan suho yang membuat heboh
jong in karena pingsan saat kris menyatakan ia mencintai suho. Itu masa-masa romantic
suho rasakan
Tapi kejadian di lapangan basket tempo hari membuat ia
menjauh dari kris. Jadi begini, suho
awalnya meminta kris untuk tidak menunggunya pulang karena ia ada mata kuliah
tambahan, namun ternyata pindah ke hari besok. Suho menghampiri kris ke
lapangan basket. Tempat biasa kris menghabiskan waktu senggangnya bersama genk
towernya chanyeol, tao dan sehun. Namun niatnya terhenti dan senyuman yang
mengembang di wajah suho perlahan memudar.
Jessica jung. Primadona kampus yang dijuluki ice prisncess
itu kini sedang meneriakkan nama kris
yang akan melakukan slam dunk. Guys, bukan itu penyebabnya melainkan saat Jessica
masuk kelapangan dan memeluk kris saat kris berhasil memasukkan bola ke ring,
mata suho semakin berkilat saat Jessica mencium pipi kris. Suho berharap kris
menjauh
Tapi kris malah tersenyum ke Jessica. Ok! Suho muak, dia
benci pemandangan 30 menit yang sukses menghancurkan hatinya. Dia meremas tangannya hingga kuku jarinya melukai
telapak tangannya sendiri.
Tiba-tiba suho dilihat oleh tao dan sontak namja mata panda
itu berseru. “suho ge!” panggil tao, suho menoleh begitu namanya
dipanggil. Sontak kris terkejut dan
melihat suho yang berdiri sambil menundukkan kepalanya. Saat ini hati suho
meraung dia rela jika readers keroyokan memukul kris. Hatinya sudah sakit.
“suho…” kris memanggil suho sambil berlari kecil ke arah
namja mungil itu. Suho ingin lari tapi
kakinya kaku, tubuhnya bergetar. Suho memohon untuk tidak menangis dan terlihat
bodoh.
“emm… aku kesini untuk mengajakmu pulang karena jadwaku
dipindah besok, tapi aku tiba-tiba
teringat jong in yang membawa kunci apartemen, aku mau menjemputnya ke sekolah….
A..an..hks, nyeong” suho terisak di akhir kalimatnya, tak sedikitpun menatap
kris, dan saat tangan kris menghentikkannya, kris menarik tangannya kasar dan
berlari.
“kau bodoh kris! Kau mencintaiku, tapi saat tak ada aku Jessica
penggantiku? Kejam!”
Dan suho menangis terus saat sudah di dekat sungai han. Niatnya
untuk menjemput kai batal dan memilih makan malam sendiri di restoran sushi.
“suho.. hyung!, hyung!”
“aah! Ya? Ada apa? Kenapa?”
Jong in mendengus dan menatap =_= pada hyungnya,
“kau kenapa hyung? Ada masalah dengan kris hyung?” Tanya kai,
suho menggeleng. Dia tak mau jong in mengajak genk nya –luhan,baekhyun,xiumin
dan amber- untuk menghajar kris karena membuatnya sakit hati. Lebih baik jong
in tidak tahu.
“anni~ kami baik-baik saja, ah! Kau sudah selesai? Akan aku
bereskan!” ujar suho mengalihkan pembicaraan dan merapikan mangkuknya dan jong
in.
___
Suho memutuskan untuk menghabiskan waktunya café milik
kyuhyun, sunbaenya di kampus. Suho tak meng aktifkan handphonenya karena kris
terus menghubunginya, dan di hari libur ini suho sering keluar karena yakin
kris pasti ke apartemennya dan jong in.
“secangkir kopi untuk si galau suho” ujar kyuhyun member nama
pada kopi pada suho. Namja mungil itu memutar matanya jengkel dikatai galau.
“aku tidak galau hyung! Aku dan kris belum putus” ujar suho
menesap kopinya, kyuhyun terkekeh dan mengusap kepala suho.
“kau belum putus? Kau masih mencintainya kan… temui dia dan
bicarakan biar jelas, mungkin ada kesalahpahaman saat itu. Kau terlalu cepat
mengambil kesimpulan” ujar kyuhyun sambil
mengelap cangkir kopi.
“molla…. Tapi memang seperti itu dan aku melihatnya
sendiri!!” sanggah suho, dia meletakkan cangkir kopinya kasar dan mengusap
kepalanya jengkel. Suasana hatinya malah semakin buruk.
“natal…. Hyung berencana buka setengah hari, sungmin
mengajakku kencan, bagaimana kabar jong in?” kyuhyun membuka topic lain. Suho menoleh
kea rah kyuhyun, “ kyungsoo mengajaknya makan malam berdua di apartemennya…”
ujarnya
“wooow!! Pasti seru, kau cepatlah selesaikan masalahmu
dengan kris, kau mau natal ditemani kacang dan tv?” kyuhyun berujar sambil
mengejek suho, yg diejek hanya diam.
“jujur itu lebih baik dari pada kau simpan begini, kau mau
tetap seperti ini?”
Kyuhyun menghela nafas dan melanjutkan kata-katanya “kau
pilih! Seperti ini, Jessica dan kris menusukmu atau kau jujur dan menerima
kenyataan yang terjadi? “
“apa itu? Sulit sekali!!” protes suho, kyuhyun menjitak kepala suho gemas
membuat namja mungil itu mengaduh. “cerewet! Pilih mana?” Tanya kyuhyun, suho
diam dan menatap jengkel kyuhyun yang mempermainkannya. “aku pilih kris menjadi
milikku” ujar suho egois.
“nah! Katakana padanya seperti itu!”
Suho hanya diam dan menyesap lagi kopinya. Dia bingung harus
bagaimana.
Kris side..
Kris merebahkan dirinya ke kasur, mengusap kasar wajahnya
yang tampan. Puluhan kali ia memanggil suho tapi hp namja itu tak aktif. Dia juga sudah menyuruh chanyeol, sehun dan
tao untuk mencari suho. Sebenarnya dialah
yang salah. Ya kris sadar diri. Suho marah atas insiden dirinya dengan Jessica.
Saat smp kris dan Jessica satu sekolah di Canada dan mereka
sempat dekat, ciuman di pipi pada teman itu sudah biasa di Canada, mungkin
sifat Jessica yg masih western dan kris yang reflex karena sudah biasa di Canada,
tapi harusnya ia sadar ini korea bukan Canada dan Ia tak tahu suho akan
melihatnya.
Tiba-tiba hpnya berdering telpon, ia lansung mengangkat
panggilan itu tanpa melihat siapa si penelpon.
“yeoboseyo suho!!”
“aku sica kris… apa suho menghubungimu?”
“ooh~ kau, belum…”
“hmm… aku rasa ia sudah salah paham atas hubungan kita…
kalau kau bertemu dengannya, aku minta maaf”
“ne… aku mengerti”
Sambungan diputus oleh Jessica dan kris melempar hp nya ke
meja belajarnya. Ia sudah frustasi saat ini memikirkan suho yang marah padanya.
Ia jadi ingat saat mereka bertemu pandang di perpustakaan
dan bagaimana suho. Namja mungil, kulitnya seputih susu dan senyuman
malaikatnya mengalihkan
perhatiannya. Ia sangat suka suho yang
memanggilnya “krisu” dan senyuman namja saat itu, suara tawanya dan bagaimana
mungilnya suho saat ia memeluknya. Ooh~ kris ingin berteriak ke jalan rasanya.
Ia melirik ke kalender. Natal…. Apakah natal ini ia bisa
bersama suho lagi? Dia merindukan suho. Ia beranjak dari ranjang dan mendekati
kanvas yang terpajang di dekat jendela kamarnya, dia mengambil pensil dan
menutup matanya, dan tangannya mulai menggoreskan apa yang saat ini ia
pikirkan.
suho
___
Beberapa hari kemudian suho mulai merindukan kris. Dia merasa
hampa tanpa namja tiang itu. Biasanya aka nada orang yang menunggunya di depan
kelas. Tapi saat kuliah berakhir tak ada siapapun yang ada di depan
menunggunya.
Dia juga mulai sibuk dengan tugas-tugas dan tak sempat menghubungi
kris, atau melihat ke lapangan basket. Suho menyesal sekarang tidak jujur ke
hadapan kris. Yang ada di kepalanya hanya kris. Ia bahkan tak mendengar lay
yang antusias mengajaknya ke mall membeli hadiah natal.
“ho… kau itu melamun terus… kau mau beli apa?” Tanya lay,
suho sadar dan kini melihat lay yang memandangnya.
“apa?”
“aku Tanya apa kau jawab apa, itu.. kau mau beli apa untuk
hadiah natal? Aku berencana mau beli CD kosong, aku mau mengcopy lagu yang aku
buat kesana dan kuberikan ke chen” ujar lay semangat, suho menatap kea rah stan
gift shop di depannya.
“lay… kau ke tempat CD lah, aku mau beli sesuatu disana”
“oh.. ok!”
Entah apa yang ia pikirkan, suho membeli kotak kado kecil
berwarna merah. Cuma kotak dan suho
bingung ia harus beli apa natal nanti. Baikan saja belum dengan kris apa yang
harus dia beri?
Suho memandang keluar jendela apartemennya. Dia bingung akan
member apa, sampai dia akhirnya bergerak mengambil secari kertas dan menulis
sesuatu.
Kris mulai selesai dengan gambarnya, ia membungkus sketsa
itu dengan kertas coklat dan bersiap ke taman, entah apa yang ada di benaknya, kris berpikir taman
adalah tujuannya, meskipun ia ingin sekali bertemu suho
Suho memasukkan kertas itu ke kotak dan bersiap keluar. Ia memutuskan untuk menghubungi kris, tapi hp
namja itu tak aktif, suho sudah sangat rindu dengan namja itu dan ia ingin
memeluk kris. Suho berjalan menuju taman, di perjalanan ia melihat banyak
couple menghabiskan waktunya bersama, Suho sampai di taman dan merasakan salju
turun dan membuat tangannya dingin, akhirnya ia hanya menikmati suasana natal
sendiri tapi matanya menangkap sosok kris yang berjalan sambil membawa sesuatu.
Kris yang baru sampai di taman melihat suho dan mereka
saling menatap. Perlahan mereka mendekat satu sama lain dan suho lah yang
menarik kris possessive dan memeluknya erat. Kris merasakan bagaimana suho
begitu merindukannya.
“aku rindu padamu” ucap suho
“aku juga”
“aku… aku cemburu karena aku…”
Cup!
Kata-kata suho terhenti saat merasakan bibir kris menciumnya
tepat di bibir. Kris melepas ciumannya dan tersenyum.
“bisa kita bicarakan itu nanti? Aku ingin memelukmu saat
ini, kau tahu aku sangat merindukanmu disisiku, dan jangan pernah berpikir
lain, aku mencintaimu.” Kris meraih pipi suho dan mencium bibir suho lagi, suho
membalas ciuman kris, tak peduli orang-orang yang memperhatikan mereka.
Kris melepas pagutan bibirnya dan membiarkan suho bernafas,
bibir malaikatnya itu bengkak dan memerah karena ulahnya. Kris mengeratkan pelukannya
dan mendekatkan bibirnya ke telinga suho.
“merry crismast chagi~”
End
Halaah!!! Apa sih yang gue bikin??? Gue gak jelas banget
masa bikin apaan. Endingnya terinspirasi sama MV MID, coz pas banget suho
noleh, pindah shot ke kris xD *kibar bendera krisho*. Banyak typo ya? Ah biarin,
lagi males check nih. Lagi hujan dan kaki digigit nyamuk -__- ingat komen ya =D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar